Minggu, 19 Juni 2011

untuk beberapa waktu ini saya yang masih newbie dalam hal blogger, tidak bisa belajar lebih jauh mengenai blog dikarenakan saya sedang dalam masa-masa ujian sekolah. tetapi sekarang saya akan banyak memiliki waktu karena sekarang sedang memasuki musim liburan.

saya ingin bercerita sedikit mengenai pengalaman saya selama satu semester penuh saya dalam masa-masa sekolah ini. karena menurut saya, selama hampir 6 bulan kurang ini saya mengalami masa-masa yang sungguh gila.

bayangkan saja, bagi kami yg masih pelajar nilai adalah sesuatu yang sangat penting. kalian tahu, mungkin bagi yang sudah bekerja sudah lupa, tapi yang masih baru lulus atau mungkin sedang menjadi pelajar, pasti akan mengerti apa yang saya maksudkan.

bayangkan saja, dalam zaman sekarang yg banyak orang menyebut sebagai zaman globalisasi yg bermaksud bahwa semua orang dari berbagai belahan dunia manapun harus bersaing demi mendapatkan penghidupan yang lebih baik. apa kalian tahu syarat utama agar kita dapat bersaing ketat dalam zaman ini? jawabannya adalah nilai-nilai yang kita dapatkan saat kita duduk di bangku sekolah

sehingga wajar saja beberapa teman saya di kelas begitu kebingungan bilai mengetahui nilai ulangan mereka di bawah standar yang telah di tetapkan, atau ada yang membenci teman kami sendiri yang bisa mendapatkan nilai terbaik, atau mungkin bukan nilai terbaik dengan cara curang tepatnya:D

tapi aku merasa apa yang mereka semua perdebatkan atau risaukan itu  adalah salah, bayangkan, jika manusia hanya di nilai melalui nilai yang mereka dapatkan di sekolah tanpa memperdulikan kepribadian mereka maka mungkin akan muncul gayus junior kan?

lalu apakah yang salah menurut anda? orangnya? sistemnya? ataukah zamannya?

Minggu, 06 Maret 2011

Keajaiban Islam

Sahabat2 semua yang Islam dan juga yang Bukan Islam... bacalah Email ini dari sahabat yg menetap di US:

"Seorang doktor di Amerika Serikat telah memeluk Islam karena beberapa keajaiban yang
ditemuinya dalam penyelidikannya. Dia amat kagum dengan penemuan tersebut, sehingga tidak
dapat diterima oleh akal fikiran. Dia adalah seorang Doktor Neurologi . Setelah memeluk Islam, dia amat yakin akan perubatan secara Islam dan dengan itu telah membuka sebuah klinik yang
bertemakan "Perubatan Melalui Al-Qur'an" .

Kajian pengobatan melalui Al-Qur'an membuatkan obat-obatannya berdasarkan apa yang terdapat di dalam Al-Qur'an. Di antara kaedah-kaedah yang digunakan termasuk berpuasa, madu lebah, biji hitam (black seed) dan sebagainya. Apabila ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam, maka doktor tersebut memberitahu bahawa semasa beliau melakukan kajian urat saraf, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki oleh darah Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal. Setelah membuat kajian yang memakan masa, akhirnya beliau mendapati Bahawa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak manusia melainkan pada ketika seseorang itu sedang sujud semasa mengerjakan Solat!! !

Urat tersebut memerlukan darah hanya untuk beberapa sukatan yang tertentu saja. Ini
bermaksud bahawa darah hanya akan memasuki urat tersebut mengikut kadar sembahyang waktu yang diwajibkan oleh Islam......Begitulah keagungan ciptaan Allah!!!
tidak menunaikan sembahyang , akan otaknya tidak Akan dapat menerima darah yang
secukupnya untuk berfungsi secara normal!!!

Oleh yang demikian, kejadian manusia ini sebenarnya adalah untuk menganuti agama
Islam 'sepenuhnya' kerana sifat fitrah kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Allah dengan agama-Nya yang indah ini."

PETUA IMAM SYAFIE

4 PERKARA UNTUK SEHAT
Empat perkara menguatkan badan
1. makan daging
2. memakai haruman
3. kerap mandi
4. berpakaian dari kapas

Empat perkara melemahkan badan
1. banyak berkelamin (bersetubuh)
2. selalu cemas
3. banyak minum air ketika makan
4. banyak makan bahan yang masam

Empat perkara menajamkan mata
1. duduk mengadap kiblat
2. bercelak sebelum tidur
3. memandang yang hijau
4. berpakaian bersih

Empat perkara merosakkan mata
1. memandang najis
2. melihat orang dibunuh
3. melihat kemaluan
4. membelakangi kiblat

Empat perkara menajamkan fikiran
1. tidak banyak berbual kosong
2. rajin bersugi (gosok gigi)
3. bercakap dengan orang soleh
4. bergaul dengan para ulama

4 CARA TIDUR

1. TIDUR PARA NABI
Tidur terlentang sambil berfikir tentang kejadian langit dan bumi.

2. TIDUR PARA ULAMA' & AHLI IBADAH
Miring ke sebelah kanan untuk memudahkan terjaga untuk solat malam.

3. TIDUR PARA RAJA YANG HALOBA
Miring ke sebelah kiri untuk mencernakan makanan yang banyak dimakan.

4. TIDUR SYAITAN
Menelungkup/ tiarap seperti tidurnya ahli neraka.

* Kalau rajin .. Tolong sebarkan maklumat ini kepada saudara Muslim - Muslimat yang lain agar menjadi amalan kepada kita semua. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati.

Jumat, 25 Februari 2011

tulang rusuk

Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.

Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati.”
Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain.
Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas.
Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, “Kamu nggak cinta lagi sama aku!”
Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak, “Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!”
Tiba-tiba Dara menjadi terdiam , berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar.
Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. “Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing. ”
Lima tahun berlalu…..
Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya.
Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara.
Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.
Raka : Apa kabar?
Dara : Baik… ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan adayang berubah.
Dara tersenyum manis, lalu berlalu.
“Good bye….”
Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, mati. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

“Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal”